Klub Yang Bisa Tampung Pierre – Emile Hojbjerg

Pierre-Emile Hojbjerg sangat santer dikaitkan dengan pintu keluar dari Southampton dalam beberapa pekan terakhir. Manajer The Saints Ralph Hasenhuttl mengancam akan mencopot ban kapten sang gelandang jika tidak meneken perpanjangan kontrak.

Hojbjerg ditunjuk sebagai kapten Southampton sejak Desember 2018 lalu. Di bawah asuhan Hasenhuttl, mantan pemain Bayern Munchen tersebut menjadi pemain vital di lini tengah The Saints.

Klub Yang Bisa Tampung Pierre - Emile Hojbjerg

Kontrak pemain berusia 24 tahun itu bersama Southampton akan berakhir pada musim panas mendatang. Namun, Hojbjerg telah menolak untuk menandatangani kontrak baru.

Klub seperti Southampton tidak ingin kehilangan salah satu pemain terbaik mereka secara cuma-cuma. Terutama di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini.

Oleh karena itu, Southampton harus menjual pemain internasional Denmark itu musim panas ini. Mereka seharusnya tidak kesulitan untuk menemukan peminat untuk sang pemain.

Berikut adalah tiga klub Premier League yang harus mengejar Hojbjerg seperti dilansir Mykhel.

Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho sangat santer dikaitkan dengan Hojbjerg dalam beberapa bulan terakhir. Mereka dilaporkan sudah mengajutkan tawaran pertama.

Namun, tawaran awal Spurs untuk pemain Denmark itu langsung ditolak oleh Southampton karena terlalu rendah. Meskipun begitu, klub London Utara sangat mungkin untuk kembali mengajukan tawaran lainnya.

Di antara tim-tim besar Premier League, Spurs bisa dibilang paling ingin memperbaiki lini tengahnya. Setelah Tanguy Ndombele gagal tampil mengesankan, seorang gelandang seperti Hojbjerg akan menjadi tambahan yang bagus bagi tim asuhan Mourinho.

Pemain 24 tahun ini itu memiliki karakter bertahan yang diinginkan Mourinho di lini tengah dan pada saat yang sama, ia memiliki pengalaman di Premier League.

Manchester City

Manchester City sudah menjadi tim yang disegani di sepak bola Inggris selama dekade terakhir terutama di bawah Pep Guardiola. Namun, dengan kapten David Silva akan pergi pada akhir musim dan veteran lainnya Fernandinho sudah berusia 35 tahun, Guardiola harus mendatangkan gelandang baru.

Dari segi kreativitas, Guardiola punya banyak pilihan seperti Kevin De Bruyne, Phil Foden dan Bernardo Silva. Namun, mereka masih kekurangan pemain dengan peran seperti Fernandinho.

Ilkay Gundogan dan Rodri tampil mengesankan musim ini. Namun, The Citizens masih bisa melakukan sesuatu dengan gelandang yang menawarkan keuletan daripada kreativitas.

Dengan Hojbjerg, City akan mendapatkan pemain yang seperti itu dan seseorang yang sudah dikenal Guardiola sejak lama. Pria Spanyol itu bahkan menyebut Hojbjerg sebagai gelandang berbakat dalam biografinya Pep Confidential.

Arsenal

Arsenal menjalani musim yang sangat mengecewakan. Mereka memulai musim dengan buruk di bawah Unai Emery. Namun, mereka mulai menunjukkan peningkatan secara performa di bawah Mikel Arteta.

Melihat performa tim sejauh ini, skuad The Gunners bisa dibilang tidak punya kedalaman yang cukup dan kurang berkualitas di beberapa area. Gelandang tengah, adalah salah satunya.

Hojbjerg akan menjadi tambahan yang bagus untuk lini tengah The Gunners. Pemain Denmark itu bisa langsung masuk ke starting XI Arteta di depan pemain-pemain seperti Granit Xhaka dan Lucas Torreira.

Arsenal sepertinya ingin meningkatkan lini tengah mereka dengan merekrut Thomas Partey dari Atletico Madrid. Namun, jika mereka kesulitan mendatangkan Partey, Hojbjerg adalah pemain yang harus dipilih Arteta.

Tujuan Gareth Bale Di Musim Panas

Gareth Bale kembali menjalani musim yang mengecewakan di Real Madrid. Meski Los Blancos menjadi juara La Liga, Bale tidak banyak terlibat pada musim ini.

Zinedine Zidane jarang memberinya kesempatan dan sang pemain hanya menjadi penghangat bangku cadangan pada musim ini. Bahkan Zidane berharap Bale meninggalkan klub pada musim panas kemarin.

Tujuan Gareth Bale Di Musim Panas

Setelah Bale memilih bertahan di ibukota Spanyol, kariernya tidak lebih baik. Ia hanya bermain selama 29 menit sejak kompetisi bergulir kembali.

Selain itu, Bale juga membuat ulah di bangku cadangan. Mantan pemain Tottenham itu berpura-pura tidur dalam pertandingan melawan Granada dan hal itu mengundang banyak kritik.

“Satu-satunya solusi untuk Bale adalah meninggalkan Real Madrid,” kata mantan rekan setimnya Dimitar Berbatov kepada Betfair.

“Jika saya adalah penggemar Real Madrid dan melihat seorang pemain tidak menghargai tim seperti itu, itu sudah keterlaluan.”

Berikut ini empat tujuan potensial untuk Bale pada musim panas ini seperti dilansir Ronaldo.com.

Tottenham

Kemungkinan Bale kembali ke Tottenham tidak pernah bisa dikesampingkan, terutama dengan Jose Mourinho menjadi manajer Spurs. Pria Portugal sangat mengagumi pemain asal Wales tersebut. Mourinho bahkan mengaku pernah mencoba merekrutnya untuk Real Madrid.

Mourinho bahkan menolak untuk mengesampingkan kepindahan pemain sayap itu pada Desember lalu setelah kekalahan 2-1 Spurs dari Manchester United.

Selain itu, Bale juga pernah menyatakan persetujuannya terhadap keputusan mantan klubnya untuk mengganti Mauricio Pochettino dengan pelatih juara seperti Mourinho.

“Memiliki Mourinho ada pernyataan yang luar biasa dari klub, saya pikir dia adalah pelatih juara,” katanya kepada BT Sport. “Jika Tottenham ingin memenangkan trofi, maka saya tidak berpikir ada kemitraan yang lebih baik.”

Namun Spurs diragukan bisa mengajukan tawaran yang memuaskan kepada Real Madrid. Selain itu, juga belum tentu bersedia memangkas gajinya secara besar-besaran untuk kembali ke London utara.

Inter Miami

Klub milik David Beckham Inter Miami sudah mulai beroperasi pada tahun 2020. Namun, mereka sekarang punya tugas berat untuk membangun tim yang mampu memenangkan MLS

Bale bisa menjadi orang yang tepat untuk memimpin tugas ini. Kedatangannya bisa menjadi skenario yang saling menguntungkan untuk klub dan sang pemain.

Bale bisa membawa pulang gaji yang bagus dan bermain menjauh dari sorotan di Eropa. Satu-satunya kendala adalah apakah dia ingin terus bermain di tim nasional Wales.

Namun, Ryan Giggs pasti lebih suka Bale yang bahagia dan bugar di timnya. Beckham akan memainkan bagiannya untuk memastikan transisi yang mulus.

LA Galaxy bisa menjadi klub potensialnya lain di Amerika untuk Bale.

Newcastle

Pemilik Newcastle United Mike Ashley dilaporkan sudah menyetujui penjualan klub senilai 300 juta pounds kepada PCP Capital Partners (LLP). Meski belum ada pengumuman resmi, Ashley tetap percaya diri.

Berita itu akan menjadi berita yang menggembirakan di telinga penggemar Newcastle dan sepakbola Inggris. Setelah bertahun-tahun mengalami kekecewaan, era baru bisa menghampiri The Magpies. Tidak ada yang mengharapkan kesuksesan instan, tetapi perubahan besar tidak bisa dihindari.

Newcastle bisa belanja besar-besaran pada musim panas ini seandainya proses akuisisi sudah selesai. Gareth Bale sepertinya bisa menjadi target utama bagi pemilik baru dan mereka kabarnya akan memberikan gaji yang sama dengan di Real Madrid dan peran yang sama di tim.

Liga Super China

Jika Bale ingin tetap mendapatkan gaji yang besar, maka pilihannya yang paling realistis adalah China atau Amerika Serikat.

Klub kaya raya di Asia Timur sudah menarik banyak pemain berbakat selama bertahun-tahun, seperti Oscar dan Marouane Fellaini. Dan seperti yang sudah diketahui, Bale terbuka untuk pindah ke Liga Super Cina di masa lalu.

Agennya, Jonathan Barnett, bahkan mengungkapkan bahwa mereka mendapat tawaran yang tidak mungkin ditolak pada musim panas lalu. Dia juga mengungkapkan bahwa Bale ingin meningkatkan profil sepakbola China dan membangun warisan.